Tujuan Bubuk Kopi Kasar dan Halus Pada Seduhan

0
28
ekstraksi kopi espresso

Memproses biji kopi utuh menjadi bubuk kopi merupakan hal dasar yang harus dilakukan dalam membuat seduhan secangkir kopi, sedikit kita akan membahas tentang proses ekstraksi dari bubuk minuman yang mengandung kafein ini.

Ekstraksi (ek.strak.si) adalah suatu proses pemisahan suatu zat berdasarkan perbedaan kelarutannya terhadap dua cairan tidak saling larut yang berbeda. biasanya air dan yang lainnya pelarut organik.

Sebenarnya ketika menyeduh kopi kita udah belajar kimia kok.. hehe.. itulah hebatnya sains sederhana yang diterapkan pada dunia kopi spesialti, benar-benar menjunjung tinggi sains. Keren kan!?

Beberapa contoh proses ekstraksi:

  • Ekstrak kulit manggis menjadi produk herbal alternatif.
  • Sari kurma juga merupakan obat herbal yang diekstraksi dari buah kurma
  • Esktrak lidah buaya yang biasa dijadikan untuk sampo. Dan berbagai macam ekstrak dari tanaman atau buah-buahan lain.

1. Mempermudah proses penyeduhan

Dengan kondisi kopi menjadi bubuk seduhan kopi akan menjadi lebih cepat untuk diseduh juga.

Ketika bubuk kopi kasar maka aliran air akan lebih deras. Ketika bubuk kopi semakin halus maka air kopi akan mengeluarkan rasa yang kuat.

Selain itu dengan menghaluskan bubuk kopi maka kafein juga akan terkekstraksi hingga 70%.  Itulah sebabnya di dunia kopi spesialti grinder (pengiring kopi) bisa disebut investasi dalam bentuk barang.

Baca juga: Membuat Seduhan Kopi Menggunakan French Press yang Berkualitas

2. Mendapatkan ekstraksi bubuk kopi

Eksreaksi kopi

Sesuai dengan pengalaman saya teknik terbaru penyeduhan kopi,  masih belum ada yang menggunakan biji kopi yang masih utuh untuk diseduh secara kangsung.

Dengan terpecahnya biji kopi menjadi bubuk yang halus, kopi akan menjadikan aroma, kafein, nutrisi, asam pada kopi larut dengan air.

Banyak hal yang akan kita dapatkan dari bubuk kopi yang terbasahi dengan air, berbagai macam kandungan akan keluar saat proses penyeduhan.

Air merupakan zat yang cocok untuk membuat seduhan kopi mengeluarkan berbagai macam rasa. Semua jenis seduhan kopi akan melalui proses ekstraksi, entah itu menggunakan alat kopi French press, mokapot, pour over, espresso, aeropress dan lain sebagainya.

3. Menentukan kuat dan tidaknya hasil seduhan

Dalam menyeduh secangkir kopi bisa melakukan uji coba, bagaimana kopi dengan bubuk yang kasar akan memiliki rasa yang berbeda dengan kopi dengan bubuk yang halus.

Semakin halus bubuknya, maka akan semakin besar ekstraksi dari bubuk kopi jika ekstraksi berlebih inilah yang disebut dengan over extraction.

Semakin halus maka hasil seduhan juga akan semakin kuat rasa kopinya. Seduhan kopi semakin halus maka rasa pahit dari kopi juga akan semakin bertambah.

Semakin kasar bubuknya, maka semakin berkurang ekstraksi dari bubuk kopi. Banyak yang menggunakan cara ini supaya mendapatkan rasa seduhan kopi lebih ringan. Jika terlalu ringan maka ini disebut dengan istilah under extraction.

Baca juga: Resep Seduh Aeropress Ala Sang Pencipta Alan Adler

4. Memudahkan pengeluaran karbondioksida

Dengan terpecahnya biji kopi menjadi bubuk kopi maka karbondioksida yang terjebak di dalam biji kopi bisa keluar. Tujuan untuk mengeluarkan karbondioksida supaya kopi nyaman saat Seduhan kopi  diminum, tidak menyebabkan kembung.

Proses ini dilakukan saat menyeduh dituangan pertama, nah inilah yang disebut dengan blooming. Bubuk kopi yang terbasahi tidak hanya mengeluarkan karbondioksida, tetapi juga mengeluarkan aroma wangi khas kopi.

Proses dasar menghaluskan kopi yang ada di Indonesia, terdapat dua macam cara dalam menghaluskan biji kopi. tradisional dan modern.

Untuk alat tradisional menggunakan alat tumbuk yang terbuat dari batu. Di Indonesia banyak kita jumpai alat seperti ini, kalau orang jawa itu bilangnya ‘lumpang’ dan prosesnya namanya dideplok.

Tetapi kini sudah ada alat modern dengan menggunakan mesin pengiring kopi alat pengiring kopi manual. Yang mana akan memudahkan proses penghalusan biji kopi menjadi partikel yang lebih kecil. Selain itu efisiensi alat ini juga lebih baik.

Dengan alat pengiring kopi modern maka bubuk kopi akan menjadi lebih presisi. Yang mana konsistensi saat ekstraksi menghasilkan rasa yang konsisten di setiap seduhan.

Alternatif jika tidak ada memiliki mesin pengiring bisa menggunakan blender. Tetapu untuk penggunaan blender tidak menjamin konsistensi karena jenis mata pisaunya yang berbeda.

Baca juga: 6 Seduhan Untuk Penikmat Kopi Pemula

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here