Pengenalan House Blend Kopi

0
80
Photo by Janko Ferlic on Pexels.com

Sebelum memahami prosedur dari proses blend pada kopi, maka kita harus sedikit memiliki pengetahuan tentang roasting atau sangrai.

Blend adalah serapan dari bahasa inggris yang artinya adalah campur, blend bisa juga diartikan dengan perpaduan antara jenis kopi satu dan dengan jenis kopi yang lainnya.

House blend istilah ini bisa juga dimaknai sebagai campuran yang akan disajikan pada sebuah kedai kopi dan menjadi variasi menu selain kopi single origin.

Dapat menggunakan kopi jenis robusta dengan robusta, robusta dengan arabika atau arabika dengan arabika, roastery sudah memiliki acuan dalam menentukan kopi mana yang akan dicampurkan sehingga kopi akan menjadi semakin nikmat.

Dasar Meroasting untuk House Blend

Biji kopi yang masih hijau akan diserahkan kepada roaster(tukang sangrai), untuk dimasak dengan menggunakan panas yang tinggi

Ketika biji kopi telah retak maka akan melepaskan lapisan dan mengeluarkan rasa dari biji kopi tersebut.

Semakin lama biji kopi diroasting akan semakin gelap dan semakin kuat rasa kopinya.

setelah selesai menyangrai kopi, maka baru bisa diblend kopi tersebut dan jadilah rasa khusus saat diseduh

dulu blend belum memiliki standar, maka roaster(tukang sangrai) harus tahu macam-macam tingkat kematangan pada sebuah kopi, penentuan tingkat kematangan tergantung pada permintaan penikmat dan tujuan kopi itu sendiri beberapa kategori kematangan tingkat dasar yaitu; Light, Medium, Medium to Dark, Dark Roast.

Pada umumnya semua kopi akan retak pada tingkat kematangan light roast, dan mulai melepaskan kandungan kafein pada kopi, warna cokelat pada kopi pada tingkat ini sangat cerah, dan rasa pada kopinya juga akan sangat light(ringan).

Lalu medium roast, yang berwarna cokelat ini, adalah pencapain pada tingkat kesimbangan rasa kopi dan aromanya.

Medium Dark Roast, akan menjadikan kopi semakin tajam, dan body pada kopi akan semakin tebal dibanding dengan light dan medium.

Yang terakhir yaitu Dark Roast, selain kopi menjadi semakin lebih tajam dan memiliki  body yang lebih tebal lagi, dark Roast membuat cita rasa kopi menjadi semakin pahit, dan sedikit gosong saat diminum.

nb: dengan catatan Dark Roast memang sengaja disangrai untuk permintaan dan tujuan mau diolah seperti apa kopi tersebut dan biasanya dark roast bisa dijadikan untuk epresso atau kopi yang ditambahkan es.

Saat ini saya banyak menemui teman-teman yang berkecimpung di dunia kopi tidak terlalu selera dengan cita rasa kopi arabika yang diolah roasting dark roast.

nah itu tadi beberapa pengetahuan dasar tentang meroasting kopi sebagai awal melakukan house blend.

nah sekarang anda dapat melanjutkan pada artikel bagian 2.

sumber: carta coffee

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here