Obrolan Barista Kepada Pengunjung Kedai Kopi

0
18
Barista kopi

Suasana di kedai kopi selalu saja ada saja yang menarik sehingga kita bisa melihat interaksi antara prngunjung kedai dan barista, Dengan senantiasa membuatkan secangkir kopi dengan cinta.. cie ciee..

Obrolan apa saja sih yang biasanya disampaikan kepada pengunjung kedai kopi

Biasanya barista menanyakan menu apa yang akan dipesan.

Kedai kopi di Indonesia barista biasa menanyakan kepada pengunjung yang ingin memesan espresso seperti “apakah bapak atau ibu pernah minum espresso sebelumnya?”.

kita tahu banyak sekali masyarakat Indonesia masih belum familiar dengan seduhan yang memiliki takaran 25-30 ml ini.

Terkadang tidak terlewatkan pula seorang barista menyampaikan kepada pengunjung kedai kopi. Tentang kopi apa yang cocok diminum untuk pengunjung, yah… bisa dikatakan barista merekomendasikan seduhan entah itu kopi hitam atau kopi dengan tambahan susu.

Barista juga bisa membahas sesuatu di luar kopi, entah itu tentang skor pertandingan sepak bola yang disiarkan semalam. Lalu berita yang lagi trending dan lain sebagainya.

Kita tahu bahwa banyak orang di dunia ini yang menyukai olahraga terutama sepak bola.

Kadang barista bisa menanyakan sudah berapa lama anda minum kopi? atau sejak kapan anda minum kopi?

atau seduhan apa saja yang anda sukai manual brewing atau espresso base?

Mungkin bisa juga bertanya apakah anda biasa membuat kopi sendiri di rumah?

Itu tadi beberapa obrolan singkat yang biasa terjadi di kedai kopi antara barista dan pengunjung kedai kopi.

Jadi jangan sampai ada dusta diantara kita ya gaes..

Selain itu bbrolan barista juga bagian dari nilai tambah hospitality

1. Biji Kopi

Banyak sekali varietas biji kopi yang ditawarkan di kedai kopi untuk sebuah seduhan, mulai dari arabika, robusta, ekselsa atau house blend dan lain sebagainya.

Dengan menanyakan beberapa hal seperti:

  • “Kak apakah suka kopi yang pahit?”
  • “Kak kami ada arabika yang baru lho”
  • “Untuk house blend terbaik bulan ini kami sajikan untuk seduhan espresso”

Dengan begitu pengunjung akan bertanya banyak hal tentang berbagai jenis biji kopi.

Dari situ nanti barisa akan tahu pilihan biji favorit pelanggan.

2. Seduhan kopi

Berbagai macam seduhan yang dibuat barista tentunya banyak sekali pengunjung yang masih ingin mencoba dan bereksperimen.

Kadang barista menawarkan seduhan dengan metode baru seperti

  • “Kak untuk V60 kami ada metode Japanese, apakah mau mencoba?”
  • “Kak aeropress ini alat alternatif juga lho, biasanya digunakan untuk lomba seduh kopi di Amerika”
  • “Apakah kakak suka dengan seduhan lain seperti mokapot atau syphon?”

Mungkin ini menjadi hal yang unik yang bisa ditanyakan pada pengunjung, maka pengunjung akan semakin penasaran bagaimana menyeduh kopi dengan variasi berbagai alat.

3. Tips ngopi

Obrolan ini merupakan tahap lanjut dari barista yang mengajak mengobrol pengunjungnya. Barista juga harus bisa mengedukasi dengan menyampaikan bahwa:

  • “Waktu terbaik minum kopi itu sebelum jam 9 malam lho kak”
  • “Ini nih penyebab saat minum kopi kembung”
  • “Ternyata saat terbaik untuk merasakan rasa kopi itu saat kopi masih hangat”

Dengan begitu barista akan menambah ilmu tentang khasanah dunia perkopian kepada pelanggan.

Tetapi juga begitu barista harus dituntut untuk belajar tentang kopi setiap hari.

Supaya jika ada pertanyaan lebih lanjut maka barista akan bisa menanggapinya.

4. Menu spesial kedai

Tidak hanya seduhan mungkin barista bisa menawarkan paket yang ada di kedai kopi.

Dengan menawarkan kepada pengunjung, bisa berupa paket makanan dan minuman atau promo potongan harga pada hari itu.

Beberapa kedai kopi juga menyajikan menu seasonal (musiman), yang mana hanya dibuat pada hari-hari tertentu saja.

Dengan begitu kedai kopi bisa mengeksplorasi seberapa besar minat pengunjung terhadap menu-menu di kedai kopi.

5. Kultur ngopi

Di beberapa negara memiliki budaya ngopi yang berbeda-beda.

Barista bisa menyajikan pengetahuan budaya ngopi yang ada di Indonesia seperti:

  • “Kopi hitam di Indonesia juga menjadi bahan untuk sesajen lho”
  • “Banyak dari orang Indonesia itu tidak enak kalau ngopi tanpa merokok”
  • “Jika ada orang ngopi dengan menambahkan arang, maka itu juga bagian dari kopi Indonesia”

Apa lagi di Indonesia terdapat banyak sekali budaya yang seperti budaya minum kopi di Bali, berbeda dengan budaya kopi di Sulawesi, di Jawa beda juga dengan Kalimantan.

nah dari budaya kita bisa berbagi cerita kepada poengunjung dari daerah lain. Bagaiamana keunikan masing-masing orang menikmati secangkir kopi.

6. Membicarakan gosip

Bagian yang terkahir ini menjadi dinamika sosial tentang pengunjung kedai dan barista.

Paling asik nih menggosip meskipun itu pria, kadang tidak sadar membicarakan hal ini.

Gosip kecil bisa diangkat sebagai bahasan kecil di sebuah kedai kopi.

Yang akan memancing kepada pembahasan yang lain. Tidak perlu takut dianggap negative oleh orang lain.

Manusiawi juga kok, terkadang seseorang tidak sadar melakukan gosip. hehehe…

Sebagai makhluk sosial gosip juga menjadi bentuk kepedulian kita terhadap orang lain.

Mungkin gosip ini bisa bertemakan tentang, olahraga seperti transfer pemain antar klub, atau selebritis yang sedang menjalin hubungan baru dan lain sebagainya.

Kesimpulan

itu tadi beberapa obrolan singkat barista kepada pengunjung kedai kopi seperti:

  1. Biji Kopi
  2. Seduhan Kopi
  3. Tips Ngopi
  4. Menu Spesial Kedai
  5. Kultur Ngopi
  6. Membicarakan gosip

Obrolan hangat seorang barista sangatlah diperlukan disebuah kedai kopi.

Supaya konsumen juga merasa dianggap seperti manusia (mungkin anda tau dengan ini). Kalau istilah jawa itu namanya “Ngawongake” atau memanusiakan seseorang.

Bagaiamana sih rasanya jika kita ke sebuah kedai kopi dengan rasa penasaran tentang industri kopi itu seperti apa.

Atau ada juga seorang konsumen yang ingin sekedar mencari berita terhangat tentang hari ini itu seperti apa.

Disinilah nilai tambah bagi seorang barista, dan jika barista menjalin hubungan dekat dengan pengunjung. Tidak menutup kemungkinan pengunjung memberi sedikit rupiah tip yang diambil dari kantong mereka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here