Mengenal Kopi Specialty

Photo by Fancycrave.com on Pexels.com

Specialty itu bukanlah suatu varietas tanaman kopi, sepecialty juga memiliki definisi dan istilah yang bermacam-macam di tiap-tiap negara, tetapi postingan ini membahas tentang gambaran besar suatu perangkat kopi, secara umum bisa diterima oleh semua orang.

  • Kopi specialty melibatakan banyak elemen masyarakat, mulai dari petani, keluarga petani, prosesor, pengepul, quality control, lahan untuk cuci basah dan kering, gudang, eksportir, importir, iklan dan pesangrai rumahan, pemilik cafe, barista, roaster profesional, organisasi kopi specialty Coffee Association of America (SCAA), Alliance for Coffee Excelence (ACE), World Coffee Research (WCR), pelatih dan pendidik, universitas, Ilmuwan Sensor, dokter, Botanis dan argonomis, Ilmuwan Cuaca atau badan meteorologi, ilmuwan perairan, programmer perangkat lunak, ilmuwan komputer, pengembang aplikasi, pabrik perangkat dan peralatan, investor, ahli suplier dan logistik, pemasar komoditas, pemerintah lokal dan nasional, inovator budaya, budayawan, office boy kedai kopi dan masih banyak lagi.

Ketika setetes kopi menyentuh lidah Anda. Anda akan terhubung dengan seluruh elemen yang mendukung kopi specialty(1)

Menentukan kualitas bukan kuantitas, karena dalam artikel ini saya berfikir bahwa kopi spesialty merupakan acuan utama menentukan kopi yang enak dibandingkan dengan kopi yang lain.

Salah satu bagian dan detail kecil dari kopi specialty adalah proses penyeduhan, Kunci utama dalam proses penyeduhan diantaranya:

1. Kesegaran

Kesegaran akan biji kopi yang melalui tahap sangrai dan pengistirahatan, bisa dicium dari aromanya, dan juga dari rasa kopi ketika kita menggigit biji kopi, keseuaian proses cuci juga bisa dilihat pada biji kopi.

2. Ukuran gilingan (konsistensi)

Menghaluskan biji kopi juga bukan perkara mudah, tingkat presisi sebuah mesin giling, akan menentukan karakter rasa dalam masa penyeduhan, ketika air membasahi biji kopi yang sudah halus.

3. Kualitas Air

Seorang penyeduh harus memperhatikan kualitas air yang digunakan, zat-zat apa saja yang bisa mempengaruhi untuk seduhan kopi yang bisa mengeluarkan karakter rasa pada kopi.

4. Temperatur Air

Temperatur air merupakan hal sepele yang kadang dilupakan oleh beberapa penyeduh, asalka lebih dari 90° dianggap kopi akan sesuai dengan cita rasa penikmat kopi.

5. Menghitung tuangan/menghitung waktu seduh

Banyak sekali metode yang digunakan oleh penyeduh dalam tahap ini, mungkin dari eksperimen, sehingga menciptakan signature dari penyeduh itu sendiri, dengan gaya dan karakter mereka dan tidak lupa memperhatikan jenis dengan alat apa yang akan digunakan.

6. Tingkatan ekstraksti(2)

Yang terakhir adalah ekstraksi, dimana setiap tetesan air kopi akan mendapatkan hasil yang berbeda dengan kombinasi ke-5 elemen sebelumnya, termasuk dari alat apa yang akan digunakan.

Di Indonesia penikmat kopi Specialty orang dewasa meningkat sebanyak 3%, yaitu menjadi 17% pada tahun 2008 dibanding dengan 14% pada tahun 2007(3). Hal ini menjadikan tren tersendiri di dunia kopi, banyak sekali negara-negara internasional, melihat akan kekayaan kopi nusantara mulai dari Sumatera hingga Papua. Kopi specialty benar-benar menjadi salah satu seduhan yang dihargai oleh negara-negara maju, seperti Jepang, Amerika Serikat, Itali, Perancis, Belanda dan negara-negara eropa lainnya. yang paling utama adalah konsistensi mutu yang diberikan oleh produsen kopi lokal sehingga kelak akan anak-cucu kita dapat menikmati kopi specialty.

Nah, sekian bahasan ringan dari kami, semoga artikel ini bisa dipahami oleh pembaca, anda bisa menambahkan atau memberi masukkan tentang artikel kopi specialty di kolom komentar!

siapa tahu juga akan menambah pengetahuan dari pembaca lain dan juga dari kami sendiri dalam mengenali kopi specialty.

Terima kasih dan wasalam.

Facebook
Google+
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan