Mengenal Kopi Murni yang Ada di Indonesia

Photo by Pixabay on Pexels.com

Postingan ini tidak membahas tentang kopi dalam kemasan sachet atau kopi instant, bukan karena kemasanya berbentuk sachet, selain kopi sachet kita bisa mengenal kopi murni yang ada di Indonesia.

Apa saja sih?

Kopi murni yang dimaksud adalah kopi yang tanpa campuran bahan lain sebelum melalui proses sangrai atau penyeduhan.

lalu, seperti apa kopi yang tidak murni?, ada beberapa kopi di daerah Jawa Timur yang tidak menggunakan kopi murni untuk disajikan sebagai seduhan, kopi tersebut telah dicampur oleh tukang sangrai dengan beras, jagung, kacang hijau dan lain sebagainya.

tidak hanya kopi daerah yang tercampur dengan bahan lain, kopi sachet instant pun juga tercampur dengan bahan lain, seperti gula, krimer, pengawet, perasa dan lain sebagainya.

nah, kalian udah tahukan kopi yang tidak murni itu seperti apa.

ada beberapa jenis kopi murni di Indonesia yang bisa kita nikmati, diantaranya:

1. Robusta

  • Kopi Robusta dari segi bentuk terlihat lebih besar dari kopi arabika dan berbentuk agak bulat
  • Memiliki jumlah Kafein lebih banyak daripada Arabika. faktanya robusta memiliki kandungan 2.7%(1)
  • Dengan kandungan Kafein yang lebih banyak maka rasa kopi akan terasa lebih pahit
  • Kandungan Kafein yang banyak pada Arabika cukup melindungi benih dari serangan hama dan racun
  • Penanaman kopi Arabika antara 0 – 700mdpl
  • Dari segi harga kopi Robusta lebih murah dibandingkan kopi jenis lain
  • Tinggi tanaman kopi Robusta adalah 4.5-6 meter
  • Temperatur penanaman kopi Arabika antara 18°-36° celcius(2)
  • Daerah kelembapan tanaman kopi Arabika antara 2000-3000 mm per-tahun (3)

2. Arabika

  • Dari segi tampilan ukuran kopi Arabika lebih kecil dan dari kopi Robusta dan berbentuk agak oval
  • Kandungan lemak 60% lebih banyak daripada Robusta
  • Kandungan konsentrasi gulanya 2X lebih banyak daripada Robusta
  • Kandungan kopi Arabika sekitar 1.5%
  • Kopi Arabika ditanam lebih dari 700mdpl
  • Tinggi tanaman kopi Arabika adalah 2.5 – 4.5 meter
  • Rasa pada kopi arabika cenderung asam, meskipun ada sedikit kopi arabika yang sedikit lebih pahit
  • Temperatur penanaman kopi Arabika antara 15°-24° celcius

3. Excelsa (Coffea Dewevrei)

  • Bentuknya seperti kacang Almond
  • Rasa yang terdapat pada kopi Excelsa
  • Produksi kopi Excelsa hanya menjangkau 7% di seluruh dunia(4)
  • Tinggi tanaman kopi Excelsa mencapai 6-9 meter

4. Liberika (Coffea Liberica)

  • Rasa yang terdapat pada kopi Liberika diantaranya Smoky, Nutty, Dark Chocolate ketika sudah disangrai dan diseduh(5)
  • Kopi yang berasal dari Afrika Tengah
  • Masuk di Indonesia tahun 1875
  • Kopi Liberika memiliki citarasa lebih pahit dibanding Arabika dan Robusta
  • Benih kopi Liberika mulai tumbuh sekitar 50 Hari
  • Buah kopinya baru bisa dipetik sekitar 2-3 tahun sejak ditanam
  • Masa hidupnya kopi Liberika hingga 25-30 tahun
  • Panjang Buahnya 17mm, lebarnya 9mm(6)
Facebook
Google+
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan