Mengenal Istilah Kopi Spesialti

0
58
seduh kopi

Kopi spesialti itu seperti apa sih? Kopi spesialti itu bukan nama seduhan kopi ya gaes.. bukan juga nama varietas kopi, ini sebutan gambaran besar tentang industri kopi jaman sekarang yang menjunjung tinggi kualitas kopi mulai dari tempat atau asal pohon kopi tersebut ditanam, lalu dipanen, biji kopi disangrai, hingga disajikan ke meja konsumen.

Bukannya kopi jaman dahulu udah gitu ya, oh tentu berbeda. Kopi spesialti merupakan puncak dari seluruh elemen modern industri dan profesional kopi.

Dahulu sebelum ada istilah kopi spesialti, konsumen membeli kopi tanpa tahu proses yang dilalui kopi tersebut, seperti yang saya tuliskan di atas mulai dari pohon kopi sampai konsumen.

Gini deh, lebih simpelnya kopi itu diperlakukan secara istimewa atau spesial, karena di belakang layar dari secangkir kopi terdapat banyak ahli yang menangani kopi, memperhatikan kesehatan pohon kopi dan mutu kopi. Begicuuuu…!

Tahu gak kalian kalau Starbucks itu yang menjadi pelopor kopi spesialti. Mereka kan dulunya melakukan produksi kopi dari menyangrai sendiri, uji kualitas, dikemas dengan secara premium, dan memasarkan biji kopi.

Baca juga:  15 Istilah Umum Dalam Dunia Kopi

Jadi sebelum mereka (Starbucks) jualan banyak es kopi susu frappe seperti sekarang ini, pada akhir tahun 1970-an Starbucks sudah mengenalkan kopi spesialti, dengan suplai dari greenbean dari Peets Coffee.

Mungkin daftar di bawah ini bisa membantu kalian untuk mengetahui beberapa elemen dari kopi spesialti.

1. Macam-macam Varietasnya

Terapat puluhan atau mungkin ratusan jenis spesies kopi di dunia ini, tetapi hanya 2 spesies kopi yang dikenali banyak orang yaitu Coffea Cannephora (kopi robusta) dan Coffeea Arabika (kopi arabika).

Jenis varietasnya ada Bourbon, Cattura, Geisha, Java, Typica, Pacamara, Margogype dll.

2. Dari mana wilayahnya

Wilayah yang memiliki hasil tani yang berkualitas diantaranya: Colombia, Ethiopia, Brazil, Kenya, Indonesia, dll. Negara-negara tersebut merupakan Negara yang beriklim tropis yang bagus untuk menanam kopi.

3. Siapa saja, produsen dan prosesornya

Mengetahui asal-usul yang menangani kopinya entah itu petani, pengepul, roaster, dan barista. Itu bisa kita tanyakan kepada rumah sangrai lokal yang menjual biji kopi.

4. Bagaimana prosesnya

Proses yang dimaksud adalah proses cucinya dan penjemuran untuk memisahkan daging buah kopi, selain itu juga mengurangi kadar air yang terdapat dari biji dari biji kopinya, beberapa teknik dalam proses cuci kopi seperti Natural, Full-wash/washed, Semi-wash, Honey, Hybrid, dll.

Baca juga: Tips dan Cara Memilih Biji Kopi yang Bagus

5. Tingkat gelap-terang sangrainya

Tingkat kegelapan pada biji kopi setelah disangrai seperti: Light, light to medium, medium, medium to dark, dark, french roast. Lalu apa tujuan dari menentukan tingkat sangrai, Semakin gelap biji kopi disangrai makan semakin kuat rasa pahitnya. Tapi ingat ini bukan gosong lho ya! Tapi memang sangrai kopi arabika maupun robusta disangrai gelap karena menghadirkan cita rasa klasik seperti yang diproduksi Starbucks.

Jadi bukan tahu-tahunya kopi udah jadi bubuk instan dan main seruput aja gaes, hehehe.. Jika tidak tahu asal-usulnya kan jadi berbahaya bagi tubuh kita, karena tidak tahu apa yang kita minum, “udah jadi bubuk gini, kopi bukan neh…?” hehehe… beda lagi kalau sudah dihaluskan dari biji kopi yang segar.

Karena dulu itu orang hanya membeli kopi di toko atau retail dalam bentuk kemasan instan saja. Tanpa tahu prosesnya gimana, sekarang kan ada kedai kopi yang menjual biji kopi murni yang mana saat membeli kita akan dijelaskan kopi tersebut apa varietasnya, bagaimana prosesnya, tingkat kegelapan sangrainya, metode penyeduhan dan banyak lagi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here