Mengenal Fungsi Utama Pengiring Kopi (Grinder)

0
39
Photo by Janko Ferlic on Pexels.com

Grinder menjadi gerbang utama sebelum menguasai teknik penyeduhan kopi tahap lanjut. Jika anda memiliki alat seduh namun belum memiliki pengiring kopi, tidak masalah, karena di beberapa roastery house Anda bisa meminta kopi dengan pilihan gilingan mulai dari yang kasar sampai yang halus.

Aroma biji kopi yang terpecah ketika digiling akan memberikan sensasi yang menyenangkan. bisa juga memberikan kesegaran pada ruangan tersebut.

Tetapi kebutuhan akan grinder berbeda lagi dengan kedai kopi, karena seperti yang pernah saya tulis dibeberapa artikel, kopi murni akan terjaga kemurniannya dengan menjaga secara utuh biji kopi sebelum giling.

Mau tidak mau brewer profesinal harus menguasai penggunaan alat ini, untuk menentukan tingkat kehalusan bubuk kopi.

Untuk Anda yang memiliki sedikit pengetahuan akan kopi spesialti, alangkah baiknya memiliki penggiling terlebih dahulu, anda bisa menyeduh kopi dengan metode trubuk dengan berbagai variasi ukuran gilingan.

Di Indonesia anda bisa mendapatkan pengiring kopi mulai harga 100rb untuk jenis manual, dan 500rb untuk yang tenaga listrik.

Di beberapa metode seduh, grinder sangatlah signifikan karena bubuk kopi mengalami ekstraksi, sehingga berpengaruh pada hasil akhir rasa sebuah kopi.

ada beberapa tips untuk Anda dalam pemakaian Grinder:

  1. Cek ukuran pengiring kopi ketika baru dibeli, beberapa ukuran tersebut adalah:
    1. Sangat Kasar (Super Coarse)
    2. kasar (Coarse)
    3. kasar agak sedang (Medium to Coarse)
    4. sedang (Medium)
    5. sedang agak halus (Medium to Fine)
    6. halus (Fine)
    7. Sangat Halus (Super Fine)
  2. Jangan gunakan penggiling biji kopi untuk menggiling makanan lain.
  3. Jangan giling kopi ketika penggiling terlalu panas, tidak semua kopi bisa terjaga rasanya ketika kopi bersentuhan dengan mesin yang terlalu panas.
  4. Bersihkan penggiling dengan menggunaka produk pembersih mata pisau gilingan
  5. Sapu dengan kuas kecil supaya gilingan kopi tidak tercampur dengan sisa bubuk kopi yang lainnya
  6. Gunakan pompa tangan udara untuk membersihkan sisa yang masih tertinggal sela-sela yang tidak bisa dijangkau kuas
  7. Tidak disarankan penggiling digunakan untuk varietas kopi yang berbeda seperti Robusta-Arabika, prioritaskan penggiling untuk satu varietas saja.
  8. Jika memang penggiling jadi satu dengan kopi jenis lain. menetralisirnya dengan cara menggiling jenis kopi yang akan digiling selanjutnya.

Contoh: selesai menggiling kopi robusta netralisir pisau dengan menggiling beberapa gram kopi arabika. setelah itu barulah menggiling kopi Arabika kembali dengan jumlah sesuai dengan yang dibutuhkan.

Nah, kita jadi tahu betapa pentingnya sebuah pengiring kopi, ini tidak hanya berlaku bagi kedai tetapi juga untuk pemilik alat seduh pribadi. tidak ada standart dalam menyetel penggiling. Karena penggiling hanya sebuah alat yang mengubah biji kopi menjadi bubuk.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here