Mengenal Fungsi Utama Pengiring Kopi (Grinder)

0
83
pengiring kopi

Sebuah pengiring sederhana berbunyi ketika dinyalakan. Sehingga membuat beberapa pengunjung penasaran dan bertanya “Ini alat untuk apa ya mas?”. Tidak sedikit pula yang menanyakan pengiring kopi di sebuah kedai, Ada juga pelanggan yang merasa malu untuk bertanya sehingga hanya diam saja, sembari mencuri-curi pandang pada alat-alat di meja bar. Banyak orang yang masih belum memahami beberapa proses seduh di kedai kopi yang berkonsep spesialti.

Tujuan dari pengiring kopi untuk ekstraksi

ekstraksi

Pengiring kopi merupakan alat utama yang ada di sebuah kedai kopi.

Biji kopi utuh harus terpecah ketika kopi diseduh, sehingga air hasil seduhan akan mengeluarkan rasa dan kandungan kafein.

Semakin halus bubuk kopi maka semakin banyak ekstraksi air hasil seduhan, yang menjadikan secangkir kopi menjadi lebih pekat dan kuat.

Semakin kasar bubuk kopi maka semakin rendah ekstraksi air hasil seduhan, sehingga hasil seduhanpun akan menjadi ringan.

Dalam mengenali hasil seduhan karakter kopi tidak menjadi peniliaian, kurang tepat jika beberapa orang berpendapat hasil seduhan halus menjadi lebih pahit.

Padahal jika kopi memiliki karakter rasa yang bitter (pahit), maka ketika kopinya digilingan dengan ukuran kasarpun hasilnya tetap akan keluar rasa pahitnya.

Jadi kesimpulannya hasil seduhan halus tidak menjadikan penilaian rasa kopi tersebut pahit atau asam.

Pentingnya pengiring untuk kedai kopi

Kedai kopi merupakan sebuah garda terdepan dalam menyajikan kesegaran kopi tiap seduhan.

Kopi yang tersimpan dalam bentuk biji memiliki aroma dan rasa yang lebih segar dibanding dengan kopi yang sudah menjadi bubuk. Pengetahuan dasar ini menjadi acuan dan standar bagi sebuah kedai dan barista atau brewer, bahkan seorang roaster.

Sebelum barista atau brewer menyeduh secangkir kopi maka sebelum itu harus menghaluskan biji kopi dengan menggunakan pengiring. Sehingga pelanggan bisa mendapatkan pengalaman menikmati kopi yang masih segar.

Pengiring menjadi eksplorasi yang dalam ketika sebuah kedai menyajikan banyak metode seduh, seperti: Aeropress, Espresso, Pour Over, Drip, French Press, dan sebagainya.

Kadang ada beberapa pengunjung kedai, yang memiliki dasar pengetahuan tentang seduhan manual brewing, terkadang meminta hasil giringan yang halus atau kasar.

Hasil Giringan

Giringanlah yang menyesuaikan alat kopi, karena terdapat beberapa alat kopi yang membutuhkan ukuran giringan yang berbeda-beda. Diantaranya:

  • Extra Fine, adalah hasil giringan yang sangat halus sekali. Ada 1 jenis minuman populer yang menggunakan jenis kehalusan ini, yaitu: Ibrik
  • Fine, adalah hasil giringan yang halus seperti susu bubuk. Jenis giringan ini biasa digunakan kopi jenis seduhan Espresso, Aeropress atau kopi tubruk.
  • Fine to Medium, adalah giringan yang tidak terlalu halus dan tidak terlalu kasar, jenis alat seduhnya adalah Siphon, Aeropresspun juga bisa menggunakan ukuran gilingan ini.
  • Medium, adalah jenis giringan yang biasa dipakai untuk alat seduh pour over, atau bisa juga dengan metode drip seperti Vietnam drip.
  • Medium to coarse, merupakan alternatif untuk pour over yang sangat ringan, atau Vietnam drip yang ingin lebih ditonjolkan rasa kental manisnya. Bisa juga menyajikan seduhan dengan alat French press supaya hasil seduhan lebih pekat.
  • Coarse, adalah jenis giringan untuk menyeduh dengan menggunakan alat seduh French Press, tapi terkadang sah saja seseorang menggunakan alat seduh ini dengan metode pour over.
  • Extra Coarse, untuk seduhan French press yang lebih ringan.

Begitulah sobat kaveo, cukup kompleks kan tentang giringan bubuk kopi yang sudah halus ataupun kasar.

baca juga: Membuka Kedai Kopi “Menyiapkan Peralatan” bag. 2 dari 4

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here