12 Kesalahan Dalam Menyeduh Kopi

0
33
seduh kopi

Mencapai rasa yang tepat dalam menyeduh kopi menjadi harapan semua penikmat kopi. Di era saat ini cara menyeduh minuman yang berasal dari timur tengah ini sangatlah kompleks. Teknologi dalam industri kopi juga berkembang dengan cepat, sesuai dengan kebutuhan pasar. Mari kita simak apa yang perlu dihindari dalam meracik secangkir kopi.

1. Tidak menghangatkan alat seduh kopi

Menyiram alat seduh dengan air panas merupakan langkah awal yang penting, saya sangat menyarankan untuk tidak menyeduh kopi di alat yang belum dihangatkan. Ini juga berfungsi untu menghilangkan bakteri & kotoran yang terdapat pada alat kopi.

2. Gilingan tidak sesuai

Gilingan yang terlalu halus bisa membuat rasa kopi menjadi lebih kuat, karena terekstraksi secara berlebih. Gilingan yang kurang presisi menjadikan seduhan juga kurang konsisten. Maksudnya gimana itu? saat anda menyeduh dengan alat V60 dengan bubuk kopi tidak merata halusnya, dengan kata lain ketika anda menggunakan bubuk yang kasar tetapi masih terdapat bubuk yang terlalu halus, maka yang terjadi bubuk halus bisa menghambat aliran air.

3. Panas air terlalu rendah atau terlalu tinggi

Air panas yang terlalu rendah tidak cukup untuk mengeluarkan kandungan karbondioksida pada biji kopi.

itulah alasan kenapa banyak orang merasa perutnya tidak nyaman ketika minum kopi dengan suhu air seduhan tidak cukup panas. Tetapi air untuk menyeduh kopi yang terlalu panas juga akan membuat bubuk kopi terbakar.

Untuk mengetahui berapa suhu yang dibutuhkan anda perlu menggunakan termometer, supaya temperature air bisa kita ketahui dengan tepat. Anda tidak mungkin menyeduh kopi V60 dengan suhu diatas 95° kan. Kecuali kalau biji kopi anda digiring benar-benar kasar.

4. Metode penyeduhan yang salah

Anda menginginkan karakter kopi yang terang dan jernih dengan menggunakan French press, pasti kurang tepat. Karena French press masih meninggalkan bubuk kopi yang halus yang bisa ikut terminum juga.

Anda harus tahu beberapa karakter alat kopi dan hasil akhir dari seduhan kopi tersebut. Anda juga tidak mungkin membuat café latte dengan seduhan kopi dari V60, maka hasilnya kopi yang tercampur susu tidak terlalu kuat rasanya.

5. Tidak memperhatikan kebersihan alat seduh

Kadang ketika kita menggunakan 1 alat untuk dipakai lebih dari 2 jenis bahan pasti akan menyisakan bahan sebelumnya, Contohnya adalah alat seduh seperti French press yang masih berbau susu.

French press yang biasanya dibuat untuk membuat buih susu, terkadang luput dari pembersihan yang menyeluruh. Sehingga seduhan kopi hitam maka akan menyisakan aroma susu, yang tentunya tidak kita inginkan ketika meminum kopi single origin.

Sering kali saya menyampaikan bahwa kebersihan merupakan hal yang harus diutamakan. terlepas bagaimana gaya & cara anda menyeduh kopi. Tidak bisa ditawar dalam menjaga klinis entah itu alat ataupun bahan. karena hal inilah yang mendukung kualitas setiap secangkir kopi, kebersihan, kebersihan & kebersihan.

6. Tidak memperhatikan waktu penyeduhan

Terlalu lama menyeduh bisa menjadikan hasil seduhan lebih pahit, ini seringkali terjadi pada seduhan pour over entah itu V60, Flat Bottom atau Wave.

Sebagai contoh: Untuk menyeduh 15 gr kopi dengan anda cukup menyelesaikan seduhan maksimal 4 menit. Ini dikarenakan supaya tidak terlalu terkekstraksi secara berlebihan.

7. Mencampurkan bahan lain yang tidak sesuai

Sejatinya kopi murni yang diseduh tanpa menambahkan bahan lain. Tetapi jika anda tidak tahu banyak bagaimana hasil rasanya. Dan juga bagaimana dampak terhadap kesehatan kita, maka harap berhati-hati jika memang menambahkan bahan lain. Seperti: Menambahkan buah-buahan langsung kedalam hasil seduhan.

8. Tidak memperhatikan Rasio kopi dan air

Beberapa langkah-langkah dalam menyeduh kopi harus melakukan perhitungan yang tepat. Supaya hasil seduhan dan rasanya sesuai dengan yang diinginkan. Rasio kopi dan air merupakan takaran yang perlu anda perhatikan.

Sebagai contoh: Ingin menghasilkan rasa kopi keluar tetapi menggunakan rasio air yang banyak sehingga menjadi watery (rasa kopi kurang kuat karena takaran air terlalu banyak).

9. Alat seduh yang sudah tidak layak

Alat seduh sudah berkarat, karena terlalu lama disimpan. Menyeduh kopi bukan tentang takaran seberapa banyak bubuk kopi yang dipakai dan seberapa banyak air yang dituang.

Ini berlaku untuk alat yang murah ataupun mahal. Jadi anda harus benar-benar memeriksa alat yang anda miliki, pada beberapa periode waktu tertentu.

10. Tidak menggunakan alat seduh yang sesuai

Berbeda alat kopi maka berbeda pula  Menggunakan V60 untuk menghasilkan rasa seperti kalita wave, meskipun bentuknya mirip tetapi fungsi dan tujuan alat seduh memiliki hasil yang berbeda.

Dalam menikmati kopi anda akan tahu apa yang membedakan fungsi dari masing-masing alat, contoh lain: anda ingin menghasilkan espresso dengan krema yang cukup tetapi menggunakan mokapot.

Ingat bahwa mokapot tidak terlalu menghasilkan krema, karena system seduhnya berbeda dengan pembuat espresso manual atau mesin.

11. Langkah-langkah yang keliru saat menyeduh

Ketika membuat kopi tubruk susu anda menuang kopi dulu ke dalam gelas lalu menambahkan kental manis, itu merupakan langkah yang kurang tepat.

Air akan terhalang dengan kental manis, sehingga proses blooming kurang maksimal. Blooming adalah proses dimana bubuk kopi mengeluarkan karbondioksida ketika terbasahi dengan air panas.

12. Kurang Menguasai Alat Seduh

Bahkan seorang ahli yang menyeduh kopi espresso pun jika tidak pernah mencoba alat seduh manual juga memerlukan waktu lagi untuk belajar.

Sehingga jika anda ingin akurat dalam menyeduh anda perlu mengenali alatnya, melatih fokus dan koordinasi yang baik antara otak dan tangan. Anda tau berapa derajat sudut kemiringan kettle ketika menyeduh dengan cara pour over.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here